Wednesday, July 1, 2009

Noblesse Oblige

Tulisan ini diambil dari buku yang berjudul "Segelas Air Seharga Seluruh Kerajaan" oleh Aminoellah Said, khusus untuk saudaraku yang kemarin kontak aku lewat facebook nanyain buku ini. Bukunya bagus tapi sayang susah untuk mendapatkannya. Barangkali kutipan ini sedikit mengobati kerinduannya akan buku yang satu ini.

Noblesse Oblige

Siapa yang mempunyai kedudukan lebih tinggi, harus mengabdi lebih banyak. Ojo Dumeh, sergah orang jawa. Kepada siapa. Paling tidak kepada yang didudukinya. Mengabdi lebih banyak, bisa tidak harus berbuat sesuatu. Noblesse Oblige, bisa hanya berupa sikap: Ia harus tahan terhadap godaan privilege. Ia harus keras dan tegas kepada dirinya sendiri. Ia harus yang pertama berani mengalah, wani ngalah luhur wekasane, kutip Ronggowarsito.

Tiga hari sesudah Abu Bakar diangkat sebagai khalifah, ia pergi ke pasar. Di pundaknya, dipikul bahan-bahan pakaian, dagangan untuk dijual. Umar memergokinya dan bertanya: "Apa yang anda lakukan, sedangkan anda telah menjadi pemimpin besar kaum muslimin". Abu Bakar menjawab: "Kalau aku tidak berjualan, lantas dari mana aku dan keluargaku dapat makan?".

Agar tugas utama tidak terlantar, Umar ada usul, dan untuk seterusnya, seorang khalifah harus dapat uang dari Baitul Maal, secukup untuk makan sekeluarga. Akan tetapi menjelang wafat, Abu Bakar berpesan, menyuruh orang mengambil 8.000 dirham dari harta miliknya untuk dikembalikan ke Baitul Maal. Pemimpin ini selalu merasa khawatir, adakah ia sudah berhak, tidak berlebihan, memperoleh makan dari harta yang diusahakan bersama?

Malangnya, dalam sejarah manusia, tidak semua pemimpin bisa berbuat begitu. Kita pun kadang-kadang juga tidak. Al Maududi menulis buku tentang pelbagai keburukan yang terjadi dalam riwayat para pemimpin Islam. Bahkan konon kesalahan telah dimulai oleh beberapa sahabat Rasulullah: Orang yang pernah menyaksikan, bagaimana sepatutnya kepemimpinan dijalankan. Mereka bukan manusia yang ma'sum: yang terlindung dari berbuat dosa. Simaklah runtuhnya kekuasaan Islam Andalusia di Spanyol (718-1218), setelah 500 tahun.

Al Maududi hanya menyoroti etika kepemimpinan, tentang kekuasaan, sebelum mendapatkan kekuatannya sendiri di dalam organisasi birokrasi. Ia tidak menganalisa latar belakang sosial, ekonomi, sejarah, yang makin merosot. Ia belum menelaah dinamika kekuasaan, ketika kebutuhan-kebutuhan sosial menjadi berubah, dan konflik-konflik baru, semakin timbul.

Zaman Khulafaurrasyidin, ialah zaman ketika kekuasaan hanya bersumber pada kewibawaan seorang tokoh, atau lebih. Sebuah masyarakat menjadi baik, manakala pemimpinnya baik. Dapatkah kita bicara hal yang sama sekarang? Memang, orang masih membahas perlunya "panutan", tingkah pemimpin yang diteladani. Tetapi kenyataannya, banyak hal yang tidak tergantung hanya dari niat baik seseorang, betapapun ia berkuasa, atau berkasta.

Seorang pemimpin perlu mesin. Makin majemuk masyarakat, makin susahlah bergerak, jika hanya mengandalkan teladan, tingkah laku. Perlu komunikasi, kampanye, dan kaki-tangan yang efektif. Dalam perkembangannya, pemimpin sangat tergantung pada kaki-tangan itu. Kebutuhan akan birokrasi, dan birokrasinya suatu kebutuhan. Cita-cita apapun di dalam abad ini, apapun benderanya, tidak cukup hanya dengan menghimbau budi pekerti. Ada aturan berputar, cetak biru, kadang berjalan sendiri. Ada batas, di dalam kekuatan ajaran apapun. Syariat sendiri, tidak selamanya memberi petunjuk yang pasti.

Pemimpin memang harus sarat berilmu. Belajar dari perobahan, dari gejolak zaman. Belajar: ilmu-ilmu yang hanya bersumber dari kehidupan yang nyata. Kalaupun semua menjadi musykil, masih ada yang paling gampang: "Bertanya".


Baca Selengkapnya...

Sunday, June 28, 2009

Let’s Bind Your Blog Now!



ha ha ha... Provokatif sekali judulnya yach? ;)

Kata “bind” yang dimaksud dalam kalimat “Let’s bind your blog now!” Sebenarnya adalah sebuah layanan PPC lokal (Indonesia online ppc advertising network) yang bernama biindit.com. Nama biindit sendiri diambil dari kata “bind it”.

Bagi sebagian orang biindit.com tidak asing lagi karena sebelum resmi go public pada awal juni 2009 ini, biindit telah melakukan semacam uji coba system. Pada pesta blogger 2008, peserta pesta blogger memperoleh kesempatan melakukan serangkain uji coba terhadap system biindit dan pada saat yang sama secara online ratusan publisher lainnya juga ikut menguji system biindit ini. Kemudian dari bulan Juli 2008 sampai Mei 2009 Biindit dibuka untuk umum tapi terbatas atau disebut periode “Closed Beta”.

Siapa dibalik biindit.com?. Owner dari bisnis ini adalah PT. Gema Teknologi Cahaya Gemilang (CITYWEB), sebagai salah satu developer yang banyak mengelola / membangun website-website media seperti Jawa Pos dan Pikiran Rakyat Bandung.

Jika Anda sudah terbiasa dengan sistem layanan ppc sepeti adsense dan sebangsanya, maka Sebenarnya Anda juga akan terbiasa menggunakan layanan ppc ini nantinya. Biindit sedikit berbeda dengan ppc lainnya. Yuk kita lihat system yang ada di dalam biindit.

Di dalam biindit iklan yang tayang di blog/website kita akan sesuai dengan content atau dikenal dengan istilah relevantAds. Dengan system ini Anda tidak perlu khawatir akan munculnya iklan yang tidak-tidak :D (sisi publisher). Dengan system ini pula iklan dari advertiser sampai pada target yang dikehendakinya (sisi advertiser).

Biindit mengembangkan metode targeting yang dipatenkan. Yaitu DMA (Designated Marketing Area ) dan Demografis pengunjung. Hal ini akan membagi segmen market online melalui pemilahan yang logis. Gejala ini (kayak penyakit aja) akan mulai terlihat ketika Anda memasukkan/menambah blog/web anda, dimana akan ada pertanyaan seputar pengunjung blog/web Anda.

Menariknya biindit juga menerapkan system rating dan bidding. Semakin banyak advertiser yang tertarik dengan web/blog Anda maka semakin tinggi penghasilan Anda dari iklan.

Biindit juga mendukung iklan “Inline text & Video Format”. Lebih jauh tentang system yang ada di biindit baca di sini.

Satu pertanyaan yang sering dan tidak akan terlewatkan ditanyakan oleh publisher ketika ditawarin suatu layanan ppc baru. ‘Berapa payoutnya?” Di biindit, payout mulai 10.000* (*syarat dan ketentuan berlaku he he he…. Kayak iklan operator seluler ya?).

Dengan kelebihan system yang dimiliki biindit ini, wajar bila saya sigit di catatan-sigit ini merekomendasikan biindit sebagai layanan ppc local yg memonetise blog anda dan media promosi produk/jasa Anda.

Let’s bind your blog!

Baca Selengkapnya...

Friday, June 12, 2009

Modem GSM 3G Sierra 881U [Alnect Komputer]

"BIG SALE" begitulah label yang dipasang oleh Alnect Komputer pada produk Modem GSM 3G Sierra 881U ini. Modem GSM 3G Sierra 881U dibandrol dengan harga 690.000 kemudian di potong 100.000 sehingga Anda cukup mengeluarkaan kocek dari kantong Anda sebesar 590.000 rupiah saja. TERTARIK? Upsss tunggu dulu, jangan buru-buru membeli produk ini, baca review ini sampai selesai agar anda semakin mantap untuk membelinya :D.


Di webstore Alnect Komputer dijelaskan bahwa Modem GSM 3G Sierra 881U ini adalah modem GSM yang dilengkapi baterai lithium ion yang befungsi sebagai sumber tenaga tambahan untuk menangkap sinyal guna menghasilkan konektivitas internet yang cepat dan stabil. Desain yang unik karena kepala USB yang bisa dilipat setelah dipakai.

Biar ga menyesal? Yuk kita lihat langsung spesifikasi modem yang satu ini:
  • Kecepatan transfer data up to 3.6 Mbps (download).
  • Berjalan di system operasi Windows Vista, Xp, 2000 dan Mac Os X.
  • Cocok pada jaringan: HSDPA/UMTS, dan EDGE/GPRS.
  • Baterai Internal
  • Koneksi USB yang familiar dan setup yang sederhana membuat lebih cepat, sehingga dapat dijadikan sebagai koneksi wireless yang mudah dan dapat diandalkan.
  • Support antenna external
  • Garansi 30 Hari dai Alnect Komputer

Dengan segala kelebihannya ditambah dengan harga yg ditawarkan oleh Alnect Komputer patut untuk dijadikan salah satu daftar belanja gadgets Anda bulan ini.


Alnect computer Blog Contest

Baca Selengkapnya...